"Hidup bagi saya sungguh berarti. Demikian pula kehidupan di sekeliling saya. Jika saya mengharapkan hidup saya dihormati, maka saya juga harus menghormati hidup makhluk lainnya. Namun etika di dunia Barat hanya menghormati hubungan di antara sesama manusia. Karena itu saya katakan etika Barat adalah etika yang terbatas. Yang kita perlukan adalah etika tak terbatas yang juga mencakup hubungan kita dengan binatang" (Albert Schweitzer, 1875-1965)

Kamis, 20 November 2014

Tubuh kelebihan Asam Adalah awal Mula Penyakit

Kondisi Tubuh Terlalu Asam Biang Kerok Beragam Penyakit
Obesitas, kolesterol tinggi, asam urat tinggi, darah tinggi (hipertensi), stroke, serta aneka penyakit otoimun seperti diabetes, kanker, dan lain-lain dipicu oleh pH darah dan jaringan yang terlalu asam.
Apakah Anda masih percaya bahwa sumber penyakit yang utama adalah kuman?
Mari kembali ke tahun 1800-an yang akhir ketika Louis Pasteur menemukan vaksin. Sejak itu, hampir semua orang percaya bahwa sumber berbagai penyakit adalah kuman atau bakteri dari luar yang masuk ke dalam tubuh kita. Padahal, sebenarnya mereka sudah lama berada di dalam tubuh kita.
Jadi penyakit sebenarnya bukan melulu disebabkan oleh virus & bakteri tapi juga faktor lain, salah satunya adalah ketidak seimbangan pH (kadar keasaman) darah. Dan ini adalah faktor mendasar yang menyebabkan berbagai penyakit termasuk kegemukan. Karena keasaman tubuh yang berlebihan, yang disebut asidosis dapat melemahkan berbagai fungsi tubuh, termasuk menurunnya daya tahan tubuh. Dan kondisi asidosis umum terjadi pada masyarakat modern sekarang ini akibat pola makan yang salah.
Lahan Asam Sumber Penyakit
acid-vs-alkaline-food-chartMemang virus, bakteri, atau kuman dapat menimbulkan penyakit, tapi tidak selalu. Bakteri baru bisa menimbulkan penyakit jika suasana tubuh kita asam. Itulah sebabnya ada orang yang bisa tertular penyakit sedangkan yang lainnya tidak padahal mereka hidup di lingkungan yang sama, atau tinggal serumah. Kondisi asam dalam tubuh merupakan lahan ideal bagi tumbuh kembangnya bakteri yang siap menyakiti bahkan membunuh kita.
Darah Kental
Pernah mendengar istilah “darah kental”? Keasaman tinggi dapat mempengaruhi terjadinya penggumpalan sel-sel darah merah, yang menyebabkan darah menjadi lebih pekat atau kental.
Pemberian obat-obatan pengencer darah (antikoagulan) pada kebanyakan pasien dengan penyakit-penyakit populer zaman sekarang seperti obesitas, kolesterol tinggi (hiperkolesterolemia), asam urat tinggi, darah tinggi (hipertensi), stroke, aneka penyakit otoimun seperti diabetes, hepatitis, AIDS, ACA/APS (Anticardiolipin Antibody / Anti Phospolipid Syndrome – sindrom pembekuan darah), LUPUS, dan kanker membuktikan akan peranan ketidak-seimbangan asam-basa tubuh.
Selama hampir 100 tahun metode pengobatan terhadap penyakit-penyakit tersebut masih belum menunjukkan kemajuan yang berarti. Sebagian obat memang memberi pasien kesempatan “recovery”, tetapi apalah artinya jika harus menjalani sisa hidup dengan kesakitan dan penderitaan.

Keracunan Oleh Tubuh Sendiri
Ketidakseimbangan asam-basa sebagai penyebab penyakit sebenarnya bukan suatu konsep baru. Dr. William Howard Hay, salah seorang perintis pola makan Food Combining, dalam bukunya “A New Health Era” yang pertama kali diluncurkan tahun 1933 telah menyinggung soal itu. Katanya, penyebab hampir semua penyakit adalah akibat ototoksikasi atau keracunan diri sendiri, akibat akumulasi asam yang berlebihan di dalam tubuh.
Dr. Theodore A. Baroody dalam bukunya “Alkalize or Die” juga mengatakan bahwa akar penyebab semua penyakit yang tak terhitung jumlahnya itu adalah sama…. terlalu banyak ampas asam dalam jaringan tubuh.
Makanan Pembentuk Asam dan Basa
pH (Potebtial of Hydrogen) adalah ukuran keasam-basaan suatu larutan kimia. Ukurannya menggunakan nilai skala 0 sampai 14. Semakin rendah pH semakin banyak keasaman pada larutan atau larutan tersebut bersifat asam. Sebaliknya semakin tinggi pH semakin banyak basa / alkalin pada larutan maka semakin basa larutan tersebut. Sedangkan pH 7 adalah netral, tidak asam tidak juga basa.
Istilah asam pada keseimbangan asam-basa tidak sama atau tidak ada hubungannya dengan kadar keasaman (pH) lambung. Tingkat keasambasaan tubuh ditentukan oleh pH cairan tubuh (termasuk darah) dan pH jaringan tubuh.
Melakukan Sendiri Tes Keseimbangan Asam-Basa
Tes pH dapat kita lakukan sendiri di rumah. Gunakan kertas lakmus (kertas tes pH), dapat dibeli di apotek. Cara penggunaan tertera pada kemasan.
Jika pH urine berkisar antara 6,0 dan 6,5 di pagi hari, dan 6,5 dan 7,0 di malam hari, itu artinya tubuh kita masih berfungsi dalam batas normal. Jika tes air liur antara 6,5 dan 7,5 sepanjang hari itu juga berarti tubuh dalam keadaan normal. Waktu yang paling tepat mengukur pH adalah sekitar satu jam sebelum makan dan dua jam sesudah makan. Test pH sebaiknya dilakukan dua kali seminggu.
Menjaga Keseimbangan Asam-Basa
Tubuh kita hanya dapat menyerap mineral dan zat-zat gizi lainnya dengan baik apabila pH-nya seimbang. Meskipun kita cukup menyantap makanan, jika pH tidak seimbang, tubuh tetap tidak bisa menyerap gizinya.
Kebanyakan orang sekarang mengalami asidosis (asam berlebihan) daripada alkalosis (basa berlebihan). Salah satu penyebab asidosis adalah pola makan buruk. Terlalu banyak menyantap makanan pembentuk asam, seperti produk hewani (daging, telur, susu, dll.), makanan olahan (tepung yang dipucatkan, gula pasir), kopi, dan minuman soda. Sementara itu terlalu sedikit menyantap makanan pembentuk basa seperti sayuran segar.
Orang sekarang juga cenderung berlebihan memakai obat-obatan dan gula sintetis, yang juga merupakan pembentuk asam. Cara terbaik mengoreksi kelebihan asam dalam tubuh adalah melakukan pembersihan. Caranya: terapkan pola makan pembentuk lingkungan basa di dalam tubuh.
Pengaruh keasam-basaan suatu makanan terhadap tubuh tidak ada hubungannya dengan rasa asam atau pH aktual makanan. Contoh, jeruk nipis rasanya sangat asam, tetapi elemen-elemen yang ditinggalkan dalam tubuh setelah jeruk nipis dicerna dan diserap tubuh adalah elemen-elemen pembentuk basa. Sebaliknya, daging yang rasanya tidak asam sama sekali, setelah dicerna akan meninggalkan residu yang sangat asam di dalam tubuh. Semua produk hewani termasuk makanan pembentuk lingkungan asam.
Sumber: AirKangenIndo.blogspot.com
Selanjutnya...

Ini Dia Beberapa Makanan Penyebab Jerawat

Salah satu yang mengganggu penampilan dan mengurangi kepercayaan diri seseorang adalah jerawat. Jerawat bisa terbentuk ketika folikel di bawah kulit tersumbat. Kebanyakan jerawat terbentuk pada wajah, leher, punggung, dada dan bahu. Jerawat dapat muncul pada kulit siapa pun, tetapi paling sering muncul pada kulit remaja dan dewasa muda. Bahkan seorang peneliti kelahiran Philadelphia, Montgomery Kligman, mengatakan:
Tak ada satu orang pun di dunia yang melewati masa hidupnya tanpa sebuah jerawat di kulitnya.
Banyak faktor pencetus terjadinya jerawat, beberapa diantaranya adalah faktor kebersihan kulit, stres dan hormon, makanan yang tidak sehat paling sering menjadi penyebab munculnya jerawat. Makanan seperti apa yang bisa menjadi penyebabnya terjadinya jerawat? Berikut, beberapa makanan yang harus dihindari atau dikurangi jumlah pengonsumsiannya bila tidak ingin jerawat tumbuh di kulit Anda.
Makanan cepat saji ( Fast Food )
Makanan cepat saji menjadi pilihan masyarakat yang selalu ingin instant dalam penyajiannya. Tapi, tahukah Anda bahwa makanan cepat saji sangat tidak baik untuk tubuh? Selain kandungan gizinya tidak banyak, kebersihannya pun tidak terjamin. Beberapa contohnya seperti snack-snack kemasan, burger, pizza, fried chicken dan masih banyak lagi.
Dairy Product (Produk Susu)
Dairy product merupakan jenis makanan yang mengandung susu, seperti susu kaleng, yoghurt, keju, cokelat, dan es krim. Jika Anda berjerawat, makan makanan jenis ini dapat memperparah kondisinya. Produk susu kebanyakan mengandung lemak yang tinggi. Seperti dijelaskan di atas, lemak dapat memicu jerawat. Alasan lainnya, susu diproduksi dari sapi hamil. Sapi yang hamil mengandung lebih banyak hormon. Sayangnya kelenjar kulit Anda mengandung enzim yang mengubah hormon tersebut menjadi DHT (dihydrotestosteron). DHT memicu peningkatan produksi sebum di kelenjar kulit. Jadi hormon dalam susu secara tidak langsung meningkatkan produksi sebum, yang tentu saja mengarah pada timbulnya jerawat.
Makanan yang mengandung protein yang berlebihan
Salah satu makanan terburuk untuk jerawat adalah protein hewani yang terlalu banyak. Protein yang ditemukan pada hewan sangat acidifying (mengasamkan). Asam pada protein hewani yang terserap oleh kulit menumbuhkan bakteri dan parasit. Anda harus memiliki keseimbangan antara tingkat asam dan alkalinitas pada kulit serta seluruh tubuh bila ingin mengonsumsi protein lemak secara berlebihan.
Makanan tinggi gula
Beberapa Makanan Penyebab Jerawat
sumber gambar: chacha.com
Tahukah Anda bahwa gula secara langsung atau tidak langsung dapat menyebabkan jerawat. Konsumsi gula akan meningkatkan hormone insulin di dalam tubuh, hal tersebut juga akan menyebabkan terjadinya inflamasi pada tingkat selular. Insulin yang meningkat akan menyebabkan meningkatnya penyimpanan lemak di dalam jaringan lemak. Keadaan dimana inflamasi meningkat di dalam tubuh karena konsumsi gula dapat menyebabkan menurunnya fungsi sistem kekebalan tubuh dan berdampak pada penurunan pertahanan tubuh terhadap infeksi bakteri, yang merupakan salah satu penyebab jerawat. Gula juga mengganggu penyerapan kalsium dan magnesium, yang merupakan mineral penting untuk kulit yang optimal. Selain itu, gula menyebabkan hilangnya elastisitas jaringan dan fungsi. Beberapa makanan tinggi gula penyebab jerawat antara lain seperti permen, soda, es krim coklat, biskuit, sereal, cake tart, biskuit.
Makanan tinggi karbohidrat
Semua karbohidrat akhirnya diubah menjadi glukosa, yang kemudian diubah menjadi glikogen untuk penyimpanan dalam tubuh. Yang penting untuk disadari adalah tubuh manusia membutuhkan hanya sejumlah tertentu dari glukosa agar berfungsi dengan baik. Ketika Anda makan karbohidrat lebih dari yang tubuh butuhkan, maka masalah kesehatan seperti diabetes dan jerawat dapat terwujud. Berikut makanan tinggi karbohidrat yang bisa memicu jerawat bila dimakan berlebihan seperti beras, pasta, mie, dan roti.
Kafein
Kefein bisa memperparah jerawat. Kopi, teh, minuman bersoda dan beberapa jenis obat penghilang rasa nyeri merupakan sumber-sumber dari kafein. Salah satu peran kafein adalah merangsang kelenjar adrenalin sehingga dapat meningkatkan kadar stress yang merupakan salah satu faktor penyebab jerawat. Kafein juga dapat menyebabkan gangguan tidur, yang juga bisa menyebabkan jerawat. Selain meningkatkan stress, kurangnya tidur juga dapat menghambat proses pemulihan kondisi dan mekanisme pembuangan racun yang terjadi didalam tubuh.
Asam Lemak Omega-6
Kelebihan pada konsumsi omega-6 asam lemak dapat menyebabkan peningkatan kemerahan dan peradangan. Zat pro-inflamasi ini bermanfaat bagi Anda, karena mereka membantu untuk melindungi tubuh anda dari bakteri dan virus, namun terlalu banyak zat tersebut ini bisa mengiritasi jerawat, membuatnya menjadi lebih buruk. Omega-6 terdapat pada ham, cheeseburger, daging babi dan bacon.
Iodium
Iodium dapat menjadi salah satu faktor munculnya jerawat, seperti kelenjar minyak kulit yang dapat mengiritasi kulit yang sudah rentan terhadap jerawat. Iodium bisa ditemukan dalam ikan laut, kerang dan jenis makanan laut lainnya karena air laut mengandung Iodium. Selain itu, sumber lainnya berasal dari garam beriodium yang merupakan komponen dari beberapa jenis makanan kaleng, bumbu mie instan, dan penyedap rasa.
Makanan yang memicu alergi
Masalah kulit sering muncul akibat alergi pada makanan, terutama susu dan telur. Jerawat muncul karena sistem kekebalan tubuh mencoba melawan racun yang dirasakan. Seorang ahli alergi telah mendiagnosa dan mengkonfirmasikan hubungan alergi makanan dengan jerawat yang parah.
Alkohol
Konsumsi alkohol yang terus menerus membuat fungsi hati semakin lama akan semakin menurun. Fungsi hati yang semakin menurun akan berpengaruh pada kesehatan kulit yang juga akan menurun. Kesehatan kulit yang menurun akan meningkatkan kecenderungan kulit untuk berjerawat. Selain itu, hal yang tak banyak diketahui orang tentang alcohol adalah bahwa alcohol merupakan stimulant bagi hormone testosterone. Seperti kita ketahui bersama bahwa hormone testosterone berperan besar dalam peningkatan produksi minyak oleh kelenjar sebaseus yang terdapat pada jaringan kulit. Produksi minyak yang berlebih itu dapat menyebabkan tersumbatnya pori-pori kulit yang akan memicu pertumbuhan bakteri penyebab jerawat.
Itulah beberapa daftar makanan yang menjadi biang keladi penyebab timbulnya jerawat. Semoga bermanfaat.
Selanjutnya...

Sabtu, 15 November 2014

Lumpur Lapindo kemungkinan akibat dari Pemanasan Global



Fenomena Lumpur Lapindo yang melanda negara kita berasal dari gerakan lempeng pada bumi yang membuat celah-celah daratan terbuka serta memberikan tekanan pada magma yang semakin tinggi. Tekanan di suatu tempat yang sangat tinggi akan membuat akan membuat pancaran magma dari bawah keluar ke atas sehingga terjadi luapan lumpur. Tak mungkin ada magma keluar begitu saja bila tidak ada gangguan pada lempeng bawah bumi. Gangguan itu disebabkan oleh perbedaan tekanan atau pergerakan tekanan akibat pergeseran lempeng tektonik.

Beberapa pakar geologi seperti Profesor Edy Sunardi dari Universitas Padjadjaran, Agus Guntor dari Universitas Trisakti, dan Awang Satyana dari BPMIGAS mengatakan bahwa semburan Lumpur Lapindo yang terus muncul antara lain berasal dari semburan lumpur vulkanik yang disebabkan oleh gerakan tektonik yang berhubungan dengan fenomena geotermal dari rangkaian pegunungan vulkanik antara Gunung Anjasmoro, Gunung Welirang, dan Gunung Arjuna di sebelah barat Sidoarjo.

Sebuah Jurnal yang diterbitkan oleh The Geological Society of America volume 17, bulan februari 2007, menyimpulkan bahwa "Nampaknya Lumpur Lapindo muncul karena tekanan air yang tinggi dari bawah tanah yang berada sekitar 2,5 hingga 2,8 km dari Sumur Bajar Panji-1 tempat permulaan terjadinya retakan tanah. Kejadian Lumpur Lapindo ini menunjukkan bahwa lumpur vulkanik itu mungkin berasal dari perambatan retakan dari berkilo-kilo meter di bawah permukaan tanah, yang memicu terjadinya aliran cairan dan terjadinya percampuran berbagai zat bawah tanah secara cepat melalui celah-celah yang terjadi akibat retakan air yang terbawa secara terus-menerus ke lapisan yang semakin dalam."

Dari data di atas tidaklah kecil kemungkinan Pemanasan Global menjadi penyebab utama atas terjadinya semburan Lumpur Lapindo yang tidak henti-hentinya. Pemanasan Global antara lain menyebabkan permukaan air laut naik dan retakan dasar laut serta melebarnya pori-pori dasar laut. Permukaan air laut yang naik itu membuat debit air laut semakin besar sehingga tekanan air pada dasar laut semakin tinggi. Tekanan air yang semakin tinggi itu mempermudah air laut masuk ke pori-pori dasar laut yang melebar dan bahkan juga melalui patahan tektonik yang panjang akibat gempa bumi dari longsoran pulau pegunungan dan gunung-gunung yang glasiernya mencair.

Semakin banyak air yang masuk ke dasar tanah maka semakin banyak lumpur yang terjadi di bawah tanah dan semakin besar pula tekanan lumpur itu ke atas. Akibatnya terjadilah semburan-semburan baru di sekitar titik awal Lumpur Lapindo.

Sumber: dari buku berjudul: "Pemanasan Global: solusi dan peluang bisnis"
Selanjutnya...

Jumat, 14 November 2014

Ramalan Tenggelamnya Pulau Jawa

Ramalan Mengerikan Tentang Tenggelamnya Pulau Jawa.
Pulau Jawa bisa tenggelam? Orang akan menjawab skeptis, “ah tidak mungkin”.
Namun jika kita berpijak pada pendapat para ahli kebumian (geologi) tentu judul di atas bukan sekedar omong kosong. Sebuah ramalan tentang tanah Jawa telah ada berabad-abad yang lalu. Khususnya mengenai Kehancuran pulau Jawa setelah Seratus Tahun perang Sabil (hasil ramalan Raja Kediri Jayabaya).
Hal ini sesuai dengan hukum Geologis, bahwa sewaktu-waktu bumi ini akan mengalami pergeseran, baik akibat Gempa tektonik atau letusan gunung berapi. Adapun faktor manusianya sendiri, akibat manusia banyak melakukan kejahatan dan dosa besar lainnya. Sehingga energi negatif yang beredar diserap oleh alam pulau jawa yang mengakibatkan ketidak seimbangan pulau Jawa.
Yang menjadi faktor alam adalah adanya pengaruh global yang berupa perubahan iklim dan cuaca sehubungan dengan aktivitas manusia di beberapa negara industri. Penyebaran polusi dan pengrusakan efek rumah kaca telah terjadi selama hampir 300 tahun sejak revolusi Industri. Aktifitas yang demikian itu menimbulkan lapisan ozon berlubang dan semakin hari semakin besar, efeknya adalah radiasi cahaya matahari tidak langsung diserap atmosfir bumi namun langsung jatuh ke bumi, pemanasan global pun agaknya semakin hari akan menjadi kenyataan. Suhu bumi semakin panas, dikutub efek dari pemanasan ini bisa mencairkan es sehingga menambah volume air laut.
Kalau dilihat dari keadaan cuaca yang sudah mulai berubah diseluruh dunia karena global warming, naiknya volume air laut.
Bisa dibayangkan apabila pulau es raksasa ini mencair, jakarta bisa tenggelam lho! Sebuah pulau es raksasa seluas 260 km2, lima kali luas Jakarta Pusat. Bisa dibayangkan, apabila seluruh es Greenland mencair, bisa menaikkan permukaan air dunia 6 meter. Jakarta Utara bisa tenggelam jika permukaan laut naik 2-3 meter. Para ilmuwan Amerika Serikat mengklaim robohnya bongkahan es raksasa itu akibat pemanasan global.
Akibatnya beberapa kota pantai dunia bisa tenggelam akibat meluapnya air laut, pulau jawa yang kini memiliki banyak kota pantai akan terkena imbasnya. Bukan mustahil suatu saat kota-kota itu akan hanyut tenggelam bila air laut meluap naik ke daratan. Kisah tentang tenggelamnya peradaban-perad­aban kuno seperti Benua Atlantik adalah suatu contoh bahwa kekuatan alam tidak bisa dihentikan oleh manusia.
Pulau Jawa adalah sebuah kapal raksasa yang ditopang oleh suspensi yang sangat besar. Suspensi ini yang selama ini meredam getaran lempeng Samudera Hindia yang terus menerus mendorong Pulau Jawa ke arah utara. Suspensi ini membentang dari timur Pulau Jawa hingga ke barat di dekat Gunung Krakatau. Sama seperti suspensi mobil, suspensi Pulau Jawa juga memiliki oli. Oli-nya suspensi Pulau Jawa adalah Lumpur Lapindo. Dan yang berfungsi sebagai pegas adalah gas yang terperangkap bersama Lumpur Lapindo. Ketika pengeboran Lapindo menembus lapisan gas, gas yang selama ini menjadi pegas-nya Pulau Jawa mulai merembes keluar.
Rembesannya gas tidak lewat lubang sumur karena lubang sumur tertutup oleh ‘pelumas’ pengeboran, tapi merembes melalui lapisan tanah yang tidak dilapisi casing. Akibatnya berkurang gaya elastis yang mengimbangi energi potensial lempeng Samudra Hindia sehingga muncul lah gempa di Jogja. Pengeboran itu pula kini membuat system suspensi makin rapuh, hingga makin sering gempa terjadi di Pulau Jawa. Mengingat system suspensi membentang dari timur ke barat, maka tak heran jika gempa bergerak dari sebelah timur menuju ke barat. Mungkin akan sampai di Krakatau. Nah, kalau sudah sampai di krakatau, Jawa praktis tidak punya lagi sistem suspensi. Dorongan lempeng Samudra Hindia akan membuat Pulau Jawa makin miring ke arah selatan, akhirnya ambruk dan tenggelam.
Gempa yang sering terjadi di jawa dapat menyebabkan kerapuhan pada penyangga pulau (menjadi kosong atau tidak padat tanahnya) ditambah amblasnya tanah di sekitar sidoarjo akibat lumpur lapindo. Hasil penelitian telah menunjukkan berkurangnya kepadatan dalam tanah di pulau jawa. Indikasinya adalah jika terjadi hujan tiga jam tanpa henti, sedikitnya ada 500 desa di Jawa yang tenggelam, kalau enam jam maka lebih dari 1.000 desa akan kebanjiran. Di Jakarta ini hujan yang turun selama dua jam saja, beberapa daerah di kota Jakarta ini akan terendam air. Jika pemerintah tidak serius untuk segera membenahi lingkungan di negeri ini, maka pada tahun 2020 pulau Jawa bisa tenggelam.
Persis kayak ramalan Joyoboyo, wong jowo kelangan jawane alias Orang Jawa kehilangan [Pulau] Jawa-nya !
Sumber : Info Pengetahuan
Selanjutnya...

Rabu, 05 November 2014

Pemanasan Global Picu Berkembangnya Bakteri Beracun



Cyanobacteria menyukai air hangat, dan bakteri ini dapat  memengaruhi kesehatan hati, sistem saraf, mata, serta menyebabkan dermatitis dan alergi.

Pemanasan global dapat memacu penyebaranCyanobacteria, salah satu bakteri yang paling primitif. Akibat penyebaran ini, bakteri tersebut dapat berkembang dalam jumlah yang lebih besar dari racun, yang dapat memengaruhi kesehatan hati, sistem saraf dan mata.

Demikian hasil penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari Spanyol, belum lama ini.

"Racun ini dapat memengaruhi hati dan organ lainnya (hepatotoxins), sistem saraf (neurotoksin), sel yang berbeda (cytotoxins), mata dan membran mukosa, serta menyebabkan dermatitis dan alergi," jelas Francisca F Del Campo, studi rekan penulis dan peneliti di Universitas Otonom Madrid, Spanyol

Ia dan timnya menduga, bahwa cytotoxins mungkin berada di balik beberapa gangguan pencernaan dan penyakit lainnya. “Namun studi epidemiologi yang diperlukan untuk mengkonfirmasi hal ini," kata Del Campo saparti yang dilaporkan dalam journal Water Research.

"Cyanobacteria menyukai air hangat, oleh karena itu peningkatan suhu selama abad ini dapat merangsang pertumbuhan mereka, terutama yang dari varietas sitotoksik, yang bahkan bisa menghasilkan banyak racun sehingga menjadi lebih berbahaya," kata rekan penulis studi Rehab El-Shehawy, dari Instituto Madrileno de Estudios Avanzados (IMDEA), Spanyol.

Tim El-Shehawy bekerja pada pengembangan alat yang efisien untuk memantau jumlahcyanobacteria (yang pernah membantu oksigenat atmosfer bumi) dalam air. 

Berkembangnya mikro-organisme di danau, waduk dan sungai, muara dan laut di seluruh dunia  seperti Baltik, menjadi fenomena yang lebih sering terjadi. Para ahli mengatakan, kondisi ini menimbulkan masalah ekonomi - karena memengaruhi sanitasi air, pengiriman dan pariwisata, misalnya - dan masalah lingkungan.

Di Spanyol, hubungan antara proliferations dari cyanobacteria beracun di lahan basah Donana dan tingkat kematian fauna liar memiliki keterkaitan yang erat, namun perhatian yang lebih utamanya adalah dampaknya terhadap kesehatan manusia.

Sumber: http://www.beritasatu.com/iptek/58195-pemanasan-global-picu-berkembangnya-bakteri-beracun.html
Selanjutnya...